12 Destinasi Wisata Yang Wajib Dikunjungi di Majalengka



Pernah dengar tentang kabupaten Majalengka? Salah satu kota kabupaten yang terkenal dengan Mangga Gedong Gincu ini ternyata lagi viral-viralnya lho di social media. Gimana nggak, salah satu destinasi wisatanya yaitu Bukit Mercury lagi rame banget dibahas di sosmed. Bahkan banyak yang menyamakannya dengan sawahnya Thanos saat Thanos disamperin sama Avengers (yang nonton Marvel mana suaranya…). Selain itu, Majalengka juga dikenal dengan Gunung Ciremai yang termasuk satu dari 50 Taman Nasional yang ada di Indonesia. Nah, percaya nggak sih destinasi wisata yang ada di Majalengka ini lengkap banget, karena semuanya ada lho! Mulai dari destinasi alam, budaya, seni, sejarah, hingga wisata minat khusus. Mau tau apa aja? Karena kemaren saya baru saja mengunjungi Majalengka Bersama tim dari Ayo Jalan Jalan, saya bakalan share nih destinasi yang wajib kamu kunjungi saat jalan-jalan di Majalengka. Cusss!

1. Bandara Internasional Jawa Barat

Gimana caranya ke Majalengka? Gampang. Tinggal naik mobil lewat tol Cipali ke Majalengka, atau kalua mau keren ya landing dong di Bandara Internasional Jawa Barat! Bandara internasional terluas kedua di Indonesia setelah Soetta ini ternyata emang bener-bener kelas internasional. Punya panjang runway 3000 meter dengan lebar 60 meter, bikin bandara ini bisa dilintasi pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777. Selain itu fasilitas udah lengkap juga. Udah ada 4 maskapai yang aktif terbang di sini. Selain itu, transportasi umum untuk menuju ke BIJB juga udah banyak. Mulai dari Damri hingga travel umum yang bias menjangkau ke kota di sekitar Jawa Barat. Tinggal nunggu aja akses tol menuju  ke bandara, jadi dari Bandung ke BIJB cuma makan waktu gak nyampe satu jam. Jos!  Target market bandara ini emang sekitaran Jawa Barat sih, jadi diharap teman-teman yang tinggal di Jabar, sok mangga cobain terbang di BIJB, lur!








2. Sukawana Dream Village

Salah satu desa unik dengan tujuan edukasi. Di sini, kita bisa belajar beberapa bahasa secara fun. Mulai dari bahasa Indonesia, Sunda, Inggris, Arab, India, hingga Mandarin. Serunya sih kita di sini bisa sewa sepeda sambil muter-muter kampung. Nah ada beberapa stop point di kampung ini, dan kita ntar bakal stop di point tersebut. Di point tersebut, kita bisa menikmati suasana sambil belajar bahasa yang kita pilih. Asik banget sih naik sepeda keliling kampung, karena wisata ini dikemas secara unik dan fun. Beberapa spot menarik adalah Dream Tunnel dan Dream Harbour. Wajib banget dikunjungi karena jaraknya hanya sekitar 20 menit dari bandara BIJB. Oh iya, sewa sepeda hanya 10 ribu rupiah saja lho per jamnya. Murah!










3. Jatiwangi Art Factory

Gak nyangka di Majalengka ada beginian. Jatiwangi Art Factory adalah tempat di mana seniman sekitar Majalengka berkumpul dan saling bertukar ide tentang seni. Banyak lho seni yang dibuat di sini mulai dari batik, keramik, tembikar, lukisan, seni kontemporer, dan masih banyak lainnya. Bahkan, saking kerennya, di sini sering dijadikan tempat pertukaran pelajar seni. Banyak bule-bule yang sengaja belajar jadi artist dan berguru sama ahli-ahli. Malah ada bule yang jauh-jauh datang dari Denmark, disini malah ngebuat genteng yang lalu dilukis gambar buah-buahan dan dikasih free untuk warga sekitar. Oh iya, Jatiwangi Art Factory juga didukung oleh Bekraf semenjak tahun 2017 lho. Hebat! Langsung aja mampir kesini ngobrol-ngobrol, karena nggak pake tiket masuk segala. Cus!












4. Sanggar Sekar Laras

Destinasi selanjutnya adalah Sanggar Sekar Laras. Sanggar yang udah cukup lama malang melintang di Majalengka ini menyajikan tarian-tarian baru yang dimodif berdasarkan tarian daerah atau cerita daerah  Misalnya tarian Topeng Kelana yang berdasarkan cerita epos Mahabarata, menggambarkan kegagahan manusia mencapai kepuasan duniawi, namun tak menemukan kebahagiaan yang hakiki, sehingga yang ada hanyalah ketamakan. Ada juga Tari Ritus Mapat Indung berdasarkan tarian adat Sumedang. Unik juga ya ada sanggar yang menciptakan tarian berdasarkan kisah daerah setempat. Untuk menonton tarian ini, terdapat beberapa paket mulai dari 25 ribu per orang.






Credit Photo : Mas Amir


5. Bukit Paralayang Majalengka

Gak nyangka ada bukit cantik di Majalengka kek gini. Biasanya sih di sini orang-orang nikmatin sunrisenya. Kalau anginnya lagi bagus, terutama bulan November sampai April, kita bisa naik paralayang dengan biaya sekitar 450 ribu rupiah. Ya standar lah ya, namun pengalaman ngeliat bentang alam di Majalengka bisa jadi experience yang nggak akan terlupakan juga lho! Kalau nggak minat terbang, nongkrong di atas juga oke kok sambil ngopi atau nyobain mangga gincu khas Majalengka. Jos! Oh iya, untuk menuju puncak, siapkan kendaraan yang prima ya. Soalnya lumayan nanjaknya. Untuk tiket masuk sendiri hanya 15 ribu saja.








6. Curug Sempong

Ini juga salah satu spot menarik di Majalengka, meskipun ya sekarang udah agak sepi karena debit airnya lagi kecil. Ini Curug sempet booming dua tiga tahun lalu sampai banyak orang Menuhin Curug Sempong lho. Curug yang ukurannya gak gede2 banget tapi menarik karena punya kolam dan tebing di sampingnya ternyata gak hanya cocok untuk foto aja, tapi cocok untuk berenang juga. Selain itu masih alami banget, gak ada tuh saung-saung dari semen atau bangunan yang berantakan. Nah untuk mencapai kesini harus trekking sekitar 30 menit dari tempat parkir mobil. Nggak ada retribusi masuk sih, seikhlasnya aja sama yang jaga. Lumayan buat berenang lucu-lucu 😋. Oh iya, karena di sini udah agak sepi, jangan jalan sendiri ya kesini, paling nggak berdua atau bertiga lah.







7. Gunung Karang

Sekitar satu jam darikota Majalengka, Gunung Karang merupakan destinasi yang nggak boleh kamu lewatkan. Awalnya gak ada ekspektasi apa-apa tentang tempat ini, eh taunya bagus juga. Ya tipikal batu-batu gede di atas bukit gitu dengan pemandangan keseluruhan Majalengka. Dari sini kita bisa melihat beberapa kabupaten sekaligus, dan asiknya di sini juga ada banyak banget gua yang bisa di eksplor. Bedanya bukan gua seperti yang kita pikirkan ya, tapi gua yang terbentuk karena adanya celah antar batuan. Oh iya, orang sini percaya bahwa dulu Gunung Karang ini pernah dihantam meteor, dan katanya sih batu di atas Gunung Karang ini batu meteor. Percaya nggak? Oh iya, trekkingnya enteng banget kok, meskipun Namanya gunung, ternyata nggak seperti yang kita bayangkan. Udah ada jalan keatasnya kok.









8. Situ Sangiang

Salah satu destinasi yang masih menjadi bagian dari Taman Nasional Gunung Ciremai, Situ Sangiang dianggap sebagai destinasi ziarah bagi para masyarakat Majalengka dan sekitarnya. Konon katanya, air dari Situ Sangiang ini bukan air sembarangan, namun air berkhasiat yang bias menyembuhkan banyak penyakit dan membawa berkah. Sesampainya saya di sini, ada beberapa orang yang sedang mandi menggunakan kain putih di Situ Sangiang. Selain itu juga terdapat sebuah makam sesepuh yang terletak sebelum pintu masuk gerbang Situ Sangiang. Oh iya bagi kamu yang ingin mampir ke sini, spot terbaik untuk foto-foto ada di sebelah kiri danau. Di sana terdapat dua buah pohon besar yang sudah roboh dan spot tersebut bagus banget buat foto-foto. Untuk biaya masuk sendiri hanya 15 ribu rupiah per orang.









9. Terasering Panyaweuyan & Sayang Kaak

Nah ini nih spot yag lagi rame-ramenya di social media. Secara langsung, viralnya terasering Panaweuyan dan puncak Sayang Kaak ternyata mengangkat sekali pariwisata Majalengka. Pemandangan hamparan sawah hijau yang memanjakan mata, udara dingin semriwing sampai ke tulang, pokoknya kalua melewatkan Sayang Kaak saat traveling ke Majalengka fix itu auto rugi. Sayang Kaak sendiri berasal dari kata Sarang Gagak yang sampai sekarang saya juga nggak paham mengapa dinamakan Sayang Kaak. Untuk mencapai Sayang Kaak sendiri butuh perjuangan. Jalan menuju puncak melewati pemukiman warga yang lumayan sempit dan menanjak, bahkan ada jalan yang hanya muat satu mobil saja. Untungnya saat ini pemerintah Majalengka sedang membuat lokasi parkir di bawah puncak Sayang Kaak, yang nantinya membuat pengunjung bias menggunakan transportasi seperti ojek ataupun kol bak menuju ketinggial 1300 mdpl. Tiket masuk hanya 15 ribu rupiah saja sudah termasuk parkir. Jangan takut, fasilitas di sini lengkap banget jadi mau cari apa-apa pasti ada aja.
















10. Ciboer Pass

Nyari tempat buat makan-makan lucu sambal menikmati pemandangan sawah hijau nan asri? Ciboer Pass jawabannya! Dengan beberapa pilihan menu makanan lengkap dengan saungnya, dijamin bakal ketagihan mager di Ciboer. Di Ciboer juga ada beberapa selfie deck yang bias dimanfaat untuk selfie. Katanya sih ada rencana ingin di buat cottage di Ciboer ini, makin enak aja deh yang mau liburan kesini. Pas lah!



11. Curug Cipeteuy

Bisa dibilang, Curug Cipeteuy ini harusnya bisa jadi destinasi kelas. Udahlah bagus, rapih, gak terlihat sampah, fasilitas lengkap, trekkingnya gampang, warungnya masakannya enak, airnya bening, pokoknya semua kata-kata terbaik itu udah ada di Curug Cipeteuy. Jaraknya emang lumayan jauh sih dari kota Majalengka, sekitar dua jam, tapi menurut saya worth banget untuk mampir kesini. Airnya super dingin, udaranya seger banget, dan pepohonannya pun lebat. Serasa kembali ke alam banget deh. Nah si Curug ini berundak-undak gitu, mulai dari yang paling atas hingga paling bawah. Kedalamannya sih nggak dalem paling 1,7 meter aja, ada juga yang lebih pendek sekitar 1,4 meter jadi seharusnya aman. Nah karena kali ini emang musimnya lagi kering, debit airnya lagi gak kenceng. Meskipun begitu, Curug Cipteuy wajib banget deh didatengin. Karena bagian dari Taman Nasional, so pasti Curug Cipeteuy ini masih super alami dan kebersihannya dijaga. Tiket masuk hanya 15 ribu rupiah, dan parkiran lengkap bisa masuk mobil dan motor.








12. Cikadondong River Tubing

Bagi yang ingin mencari wisata adventure, bisa mampir ke Cikadondong River Tubing, Mulai dari harga 50 ribu rupiah per kepala, kita bisa menikmati serunya river tubing di sungai Cikadondong. Bagi yang belum tau river tubing itu apa, intinya kita naik balon berbentuk donat yang mengapung di atas air, lalu mengikuti arus sungai tersebut. Nah terkadang ada arus jeramnya juga nih, jadi kita harus bisa menjaga keseimbangan di atas balon. Tak perlu takut, safety saat river tubing juga diperhatikan banget kok. Mulai dari helm, pelampung, pelindung tangan hingga pelindung kaki semua bakal dipinjemin sama tim Cikadondong River Tubing.  Emang sih jarak dan waktu mainnya nggak lama, sekali main hanya 20 menit saja, menempuh jarak 350 meter saja. Namun bagi kamu yang kurang puas, bisa kok memilih rute yang 1 kilometer, tapi harganya beda dan harus rada banyakan yang ikut. Selain itu harus nunggu debit air lebih kencang dari biasanya. Cocoknya sih abis dari Curug Cipeteuy kamu mampir kesini, karena jaraknya hanya sekitar 15 menit saja. Lumayan lah buat teriak-teriak dikit pas kena jeramnya. Wajib dicoba apalagi kalua kamu jalannya ramean.



Nah nggak nyangka kan ternyata kalau Majalengka punya banyak banget destinasi yang menarik? Selama ini kita menganggap kalau destinasi cantic itu hanya di Indonesia Timur aja, ternyata kita salah. Hanya dua setengah jam aja dari Jakarta via tol, Majalengka bisa jadi pilihan buat kita menghabiskan weekend. Gimana, tertarik ke Majalengka nggak?




0 comments:

Post a Comment