Kutai Kartanegara! Aku Kembali!

Festival Erau 2016
Rasanya, baru saja aku kembali dari Kutai Kartanegara, tepatnya setahun yang lalu. Saat itu, aku sedang melakukan perjalanan empat provinsi di Kalimantan dalam rangka menyelesaikan perjalanan 34 provinsi. Provinsi yang kutuju adalah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, hingga Kalimantan Tengah dalam jangka waktu satu bulan lebih. Di Kalimantan Timur, aku menyempatkan waktu untuk pulang kampung ke Samarinda. Setelah kota Samarinda, teman-teman mengajakku untuk mengelilingi kota Tenggarong, yang merupakan ibu kota dari Kabupaten Kutai Kartanegara.

Aku baru tahu bahwa Kota Tenggarong merupakan kota yang cantik, dibelah oleh sungai Mahakam yang amat besar. Pengaruh Kerajaan Kutai masih terasa disini dengan adanya Festival Erau yang diselenggarakan setiap tahunnya. Saat itu, aku mengunjungi Kutai bertepatan dengan Festival Erau. Ramai sekali, banyak kontingen dari berbagai macam Negara yang datang untuk memeriahkan event berskala Internasional ini. Saat itu, saya mengikuti beberapa prosesi Festival Erau seperti prosesi menebar beras dan prosesi pengambilan air dari Sungai Mahakam. Air Sungai Mahakam lalu dibawa kedalam singgasana, dilanjutkan dengan membaca rapalan-rapalan doa, lalu diakhiri dengan melemparkan kembang dan beras berwarna-warni. Beras berwarna-warni ini sendiri dipercaya bisa memberikan perlindungan kepada orang-orang yang menyimpannya selama Festival Erau berlangsung.

Beras yang ditebar ini membawa kebaikan lho, katanya!
Perlombaan adu dayung sampan juga biasanya diselenggarakan saat festival Erau.
Sudah setahun berlalu semenjak Festival Erau, tiba-tiba ponselku berdering.  Ternyata, ajakan Famtrip dari Kementerian Pariwisata. Aku coba mencari tahu kemanakah destinasi yang akan saya tuju.

"Mbak, rencana Famtripnya kemana ya?" tanyaku penasaran.

"Kita juga lagi sedikit bingung menentukan kemananya. Yang jelas di Kalimantan Timur. Tapi kemungkinan besar si ke Kutai Kartanegara Mas Yud"

"Kutai? Saya pernah kesana sih. Bukannya sedang ada festival ya sekarang?" jawabku sambil mencari info Festival di Google.

"Iya sih Mas. Sepertinya kesana Mas." jawab Mbak Nina, PIC dari Famtrip kali ini.

Jembatan Gembok Cinta?

Aku berjalan cepat diantara kerumunan orang yang berkumpul di Gate Check In. Sepertinya yang lain sudah berkumpul, pikirku. Ternyata pikiranku salah. Aku hanya bertemu dengan Mas Nicko, yang merupakan salah satu videografer kondang. Beberapa travel Blogger lain yang sudah kukenal sebelumnya seperti Kak Griska, Kak Yuki, dan Ode malah belum kelihatan. Anehnya lagi, Mas Ain sebagai PIC dari Famtrip juga belum kelihatan. Lho pada kemana ya?

Iseng-iseng sembari menunggu yang lain di ruang tunggu, aku membuka jadwal perjalanan. Hmmmm, cukup padat. Ada beberapa kegiatan yang memakan waktu lama, terutama saat perjalanan menuju destinasinya. Maklum, destinasi di Kalimantan Timur rata-rata jauh-jauh, tidak seperti Bali ataupun Sumatera Barat yang sekali ngesot langsung sampai. Belum lagi kadang masalah jalan yang ampun suka nggak bener. Kerasa banget sih pas explore Kalimantan Utara, rasanya badan mau copot semua kebanting di mobil.

Tak terasa, panggilan naik pesawat sudah dikumandangkan (emangnya Azan :D ). Saya dan Bang Nicko langsung segera naik pesawat sambil mencoba menghubungi teman-teman lain, tetapi tiada hasil. "Jangan-jangan mereka semua telat bangun?" pikirku jelek saat itu. Benar-benar, sampai diatas pesawatpun, mereka belum ada yang datang. Kami sempat cemas. Tapi perasaan cemas itu tak lama, karena rombongan yang kami tunggu datang tanpa muka bersalah.

Penerbangan menuju Balikpapan. Cerah!

"Woy Yud! Nih, gue bawain roti!" tegur Ode sambil memberikan sebuah bungkusan kecil berwarna coklat. Ya dasar emang belum sarapan dam perut karet, yang tadinya mau ngomel karena mereka telat, setelah disumpel sarapan, kayanya lebih baik diam deh hahahaha.

Kak Yuki dan Kak Gris menyusul belakangan bersama Mas Ain. Setelah saling bertegur sapa, kami pun duduk dikursi masing-masing sambil memperhatikan pramugari yang sedang memberikan safety introduction. Lumayan, untuk cuci mata pagi-pagi.


Nggak sabar untuk kembali lagi ke Kalimantan Timur! Kutai, aku kembaliiiii!

1 comment: