Yud Stories - Perjalanan Panjang.

Perjalananku dimulai.


Ternyata, teman-teman puas dengan jasa servis laptopku. Tak butuh lama, jasa servisku berkembang pesat. Dari mulut ke mulut, dari awalnya hanya teman satu fakultas, hingga ke kampus lain. Aku sangat tidak menyangka, bahwa banyak sekali orang yang masih bermasalah dengan laptopnya.

Aku mulai mencoba mengembangkan lagi bisnisku. Kutinggalkan usaha jual roti dan gorengan, aku mencoba konsentrasi di usaha servis laptop. Aku bahkan mendatangi beberapa pusat reparasi laptop untuk belajar langsung dengan pakarnya. Tak lama, aku punya rekanan untuk servis laptop, seorang profesional. Bahkan, aku membuka cabang baru, yaitu servis handphone. Dari sini, aku mendapatkan penghasilan yang cukup.

Semua servisan ku kerjakan langsung di kamar kostku. Kalau boleh jujur, pernah ada 10 laptop dan 6 handphone yang masuk servis dalam satu hari. Setiap bulannya aku meraup untung yang lumayan. Sebagian kutabung untuk pesan Ayahku. Sama sekali nggak pernah menyangka, usahaku bisa seperti ini. Masalah ya selalu ada saja, seperti aku tidak sengaja malah merusak LCD yang baru kubeli, salah solder, dan  lain-lain. Namanya juga orang usaha, selalu saja ada halangannya.

Setelah tabunganku tercukupi, aku melakukan solo travelingku yang pertama. Yaitu mengelilingi beberapa negara di Asia Tenggara, yaitu Singapura, Malaysia, dan Thailand. Aku menghabiskan waktu selama 3 minggu, mostly di Thailand hampir 2 minggu lebih. Di Bangkok, aku bertemu seseorang yang bernama Putri. Dan Putri inilah yang membantuku untuk semakin dekat dengan Pesan Ayahku.

"Kamu hobi traveling Yud? Kalau kamu suka, kamu bisa jadi partnerku." kata Putri.

"Maksudnya Ti?" aku menyahut karena kebingungan.

"Aku punya usaha travel online, kamu mungkin bisa bantu aku membawa orang, alias jadi tour guide." ujar Putri.

Aku dan Putri yang sedang hitchiking truk alias menumpang, dari Bali ke Lombok.


Aku tersenyum lebar saat itu. Tak menyangka, Putri ingin memberiku pekerjaan sampingan yang sangat mengasyikkan! Aku pun mengiyakan, dan setelah pulang dari solo tripku, aku memulai usaha travel onlineku- dan aku menjadi seorang tour leader. Wall Facebookku dan Twitterku penuh dengan promosi.

Tidak menyangka, aku bisa mendapatkan kesempatan untuk membawa banyak peserta dari Putri. Dimulai dari Kepulauan Seribu, Ujung Kulon, Dieng, Lombok, hingga ke Flores. Dari hasil menjadi tour guide itulah, aku kembali menabung untuk melakukan perjalanan menunaikan amanah Ayahku.

Setelah merasa cukup, lalu aku memulai perjalananku. Kembali lagi untuk solo traveling, dan dalam jangka waktu yang lebih lama. Dan memulai dengan gaya traveling ala backpack, mungkin bisa dibilang superbackpack alias kere banget haha.

Aku memulai perjalananku dengan rute yang cukup panjang. Aku mengelilingi Pulau Jawa beserta Karimun Jawa, lalu setelah itu menikmati Pulau Bali, setelah itu Lombok dan tiga Gili menjadi sasaranku. Setelah menikmati Lombok, aku melanjutkan ke Sumbawa dan mampir di banyak tempat. Lalu menikmati Nusa Tenggara Timur, dari Flores, ke Timor, hingga ke Rote. Dan melanjutkan perjalanku ke banyak daerah lain di Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua. Aku tidak pernah menyangka, bahwa akan seperti ini jadinya. Perjalanan yang awalnya hanya satu langkah, tak terasa sudah ribuan langkah kujalani. Dan sesuai dengan obsesi atau mimpiku, mengelilingi semua provinsi di Indonesia sebelum berumur 25 tahun.

Dan sampailah pada saat ini, dimana aku membuat Blog CatatanBackpacker, untuk sharing tentang perjalananku selama ini, agar bisa menjadi catatanku untukku, dan bermanfaat untuk orang lain.

"Bapak ingin kamu jadi enterpreneur agar kamu bisa menjaga Ibumu, dan Bapak ingin kamu mencoba untuk keluar, lihatlah jendelamu, mengintiplah. Berpetuanglah, seperti Bapak dulu merantau. Kelilingilah Negeri ini, niscaya kamu akan mempelajari hal-hal yang sekolah dan Bapak tidak pernah ajarkan sebelumnya." -Alm Asmiril Anwar.

11 comments:

  1. Replies
    1. Apalah aku dibanding Kak Gio huhuhu :( Makasih Kak!

      Delete
  2. Mantaap,, masih muda tapi udah keliling indonesia.. Ane Baru tau kelau sempat ke gorontalo... Ga foto2 di bawah menara??.. Ckckckckck

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe menara Limboto? Foto-foto dong.. tapi mukanya nggak ada yang bener aahahahaha

      Delete
  3. wah kereeen kata2 nya. hahaa jalan2 sendirian at gorontalo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya saat itu saya memang lagi solo travelling hihi

      Delete
  4. Pesan Ayah yang begitu menginspirasi ya, jdi gak sabar baca catataj setiap perjalanannya mas brow

    ReplyDelete
  5. Wihh mantap kang ceritanya.. jdi keracunan nih

    ReplyDelete